Internasional Converence on Biology and Applied Science

Jurusan Biologi melaksanakan konferensi internasional yang diberi nama Internasional Converence on Biology and Applied Science, dengan tema Biodiversity and Environment in 4ir: Issues, Paradigm and Reality, Rabu-Kamis (20-21/3/2019).

Hadir sebagai keynote speaker Prof. Toshifumi Sakaguchi asal Jepang, Dr. Tatsuya Ueki (Associate Professor); Dr. Noppadon Kitana, dan Panupong Thammachoti, Ph.D.

Kegiatan yang diikuti 280 peneliti ini bertempat di Ballroom Hotel Montana 2 Kota Malang itu dibuka langsung Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Anton Prasetyo, M.Si, Kepala Jurusan Biologi, Romaidi, M.Si., D.Sc.

Anton sapaan akrab Dr. Anton Prasetyo, M.Si, menyambut bahagia Jurusan Biologi bisa menyelenggarakan konferensi internasional yang pertama kalinya seperti ini. “Mewakili Pimpinan saya mengucapkan selamat datang kepada para peserta dan semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat,” sambutnya.

Kajur Biologi, Romaidi menjelaskan bahwa konferensi ini dilakukan untuk merespon revolusi industri 4.0 yang saat ini lagi marak. Dia memahami bahwa generasi saat ini dituntut bisa mengimbangi kemajuan teknologi yang cukup pesat. Selama ini para peneliti hayati di era revolusi 4.0 ini kebanyakan melakukan pendekatan konfensional saja, dan kurang adanya tindakan konkrit. “Diharapkan pertemuan 359 peneliti hayati ini bisa melakukan konsensus dan membuat summary bersama,” harapnya.

Dalam konferensi ini, para peneliti bisa berkumpul bersama untuk melakukan langkah apa yang harus dilakukan oleh seorang ahli biologi, sehingga para peneliti bisa mengambil langkah kongrit dalam mengembangkan penelitiannya di era revolusi 4.0 ini. “Para peneliti saat ini harus bisa memanfaatkan teknologi untuk pengembangan konservasi hayati,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Didik Wahyudi menjelaskan, minat peserta konferensi ini melebihi target yang telah ditetapkan panitia. Awalnya, peserta dibatasi hingga 50 peserta saja. Akan tetapi, saat dibuka pendaftaran mencapai 280 peserta. “Peserta yang mendaftar terdiri dari peneliti, dosen dan mahasiswa S-1, S-2 dan S-3,” terangnya.
Bahkan, kata dia, pesertanya tidak hanya dari Indonesia saja. Akan tetapi juga diikuti peserta dari manca negara, ada yang dari Thailand, Australia, dan Prancis.

Didik menjelaskan konferensi yang digagas Jurusan Biologi ini mengambil grand tema Hubungan revokusi industri 4.0 Dibidang pendidikan ini dikelompokkan menjadi tujuh topik yaitu, Biologi Education, Natural Science, Applied Science/Material, Biotechnology, Zoology, Environment dan poster. “Semoga kegiatan ini bisa memberikan pemikiran tentang revolusi industri 4.0 sesuai dengan bidang dan disiplin keilmuannya masing-masing,” harapnya.

Sementara itu, artikel yang berbobot akan di review kembali dan diupayakan bisa dipublikasikan di indeks sitasi jurnal Scopus. “Artikel yang layak akan ditindak lanjuti kembali untuk proses publikasi di Scopus,” pungkasnya.